{"id":31557,"date":"2024-08-14T19:04:37","date_gmt":"2024-08-14T11:04:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/?p=31557"},"modified":"2024-08-15T17:53:43","modified_gmt":"2024-08-15T09:53:43","slug":"redirection-chain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/","title":{"rendered":"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu"},"content":{"rendered":"\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Highlights<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Redirection chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat menurunkan performa SEO website.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Mendeteksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">redirection chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">common SEO tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti Screaming Frog.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba bayangkan ketika kamu ingin mengunjungi sebuah toko di pusat perbelanjaan. Untuk sampai ke toko tersebut, kamu mengikuti petunjuk. Namun selalu diarahkan ke tempat yang berbeda. Lama-kelamaan pasti kamu bingung dan memilih untuk menyerah. Nah, itulah yang mungkin dirasakan oleh pengunjung website ketika bertemu redirection chain di website kamu.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk penjelasan lebih lengkapnya, langsung aja kita kulik bersama, mulai dari pengertian redirection chain, hingga cara mengatasi redirection chain agar tidak membahayakan <a href=\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/apa-itu-seo\/\">SEO<\/a> di website kamu.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Apa itu Redirection Chain?<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika ada lebih dari satu pengalihan (<a href=\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/apa-itu-3xx-redirection\/\">redirection<\/a>) antara URL yang diklik atau dituju oleh user, dengan halaman akhir yang berhasil diakses oleh user, hal itu dapat disebut sebagai redirection chain.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya kamu mengklik sebuah URL. Normalnya kamu akan langsung diarahkan ke halaman tujuan. Namun, ketika bertemu dengan redirection chain, kamu akan dialihkan ke halaman A, lalu ke halaman B, baru kamu bisa diteruskan ke halaman tujuan yang terakhir.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>Bagaimana Redirect Chain Bisa Muncul?<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam praktik SEO, jenis redirection yang paling sering digunakan adalah <\/span><b><i>redirection 301 <\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><b><i>redirection 302<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Redirection 301 digunakan ketika kamu ingin mengalihkan URL secara permanen ke URL yang baru. Sementara redirection 302 digunakan ketika kamu ingin mengalihkan URL sementara ke URL baru dengan tujuan ingin melakukan perubahan di halaman tersebut.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Redirection chain bisa saja muncul ketika kamu:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Melakukan <\/b><b><i>Website Migration<\/i><\/b><b><i><br><\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Website migration bisa saja dilakukan untuk tujuan baik. Mungkin kamu ingin menambahkan keamanan website kamu dengan mengubah HTTP menjadi HTTPS, atau kamu ingin mengubah domain untuk memperluas bisnis kamu. Bisa saja redirection chain muncul ketika kamu tidak meng-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> redirection yang sudah ada dan justru membuat redirection baru pada URL yang sama.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b><i>Unaware Double Redirection<\/i><\/b><b><i><br><\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Redirection tidak mudah dideteksi langsung oleh mata manusia. Maka dari itu, mungkin kamu tidak sadar bahwa URL yang ingin di-redirect sudah memiliki halaman redirect lainnya. Hal ini juga bisa memunculkan adanya redirection chain.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Bagaimana Redirection Chain Mempengaruhi SEO?<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita perlu mengingat dan memahami kembali tujuan menerapkan strategi SEO. Usaha yang kita lakukan pasti berkaitan dengan pengalaman pengguna (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user experience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti Google, selalu menegaskan bahwa mereka memprioritaskan pengalaman penggunanya.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika redirection chain terjadi di website kamu, beberapa masalah ini bisa saja terjadi, seperti:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Memperlambat <\/b><b><i>Indexing<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti Google, bisa meng-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">index<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> halaman website kamu, mereka perlu melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crawling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Semakin banyak redirection chain yang menumpuk, Google membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crawling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sehingga waktu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">index<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun semakin lambat. Selain itu, kamu juga bisa membuang-buang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crawling budget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena robot Google perlu mengunjungi setiap halaman yang ada.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Mengurangi <\/b><b><i>Performance Website<\/i><\/b><b><i><br><\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Redirection chain membutuhkan beberapa langkah perpindahan dari halaman A, B, C, dan mungkin sampai D. Hal ini dapat mempengaruhi dan memperlambat kecepatan website kamu. Maka dari itu, semakin banyak redirection chain, website kamu akan semakin lambat.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>Kehilangan <\/b><b><i>Page Authority<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak jarang kamu mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">backlink<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari website yang memiliki reputasi baik. Sejumlah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">backlink<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut dapat menjadi vitamin untuk website kamu dan membantu menaikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ranking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> website di SERP. Ketika sebuah URL hanya memiliki satu redirection, URL yang menjadi tujuan akhir akan mendapat 100% <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">authority<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dimiliki halaman sebelumnya. Sementara jika ada lebih dari satu redirection, URL yang menjadi tujuan akhir tidak akan mendapat 100% <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">authority<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, masalah tersebut bisa saja merusak hubungan baik yang sudah kamu bangun dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Akibatnya, strategi SEO yang sudah kamu tanamkan dengan baik dalam website kamu, bisa rusak karena redirection chain.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Cara Mengidentifikasi Redirection Chain di Website<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengidentifikasi redirection chain yang ada di website, kamu bisa memeriksa halaman satu per satu secara manual, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">jika kamu memiliki waktu luang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun, jika kamu mencari cara yang praktis tanpa menghabiskan banyak waktu, tentu ada solusinya!<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> semacam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">redirect checker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bisa membantu kamu memeriksa adanya redirection chain di website kamu. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang paling banyak digunakan antara lain:<\/span><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Screaming Frog<\/b><b><br><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Screaming Frog dapat bantu mempermudah proses identifikasi redirection chain yang ada di website kamu. Tools ini tersedia secara gratis dengan batas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crawling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> 500 URL. Kalau kamu memiliki website dengan cakupan kecil, mungkin tools ini akan cocok untuk kamu.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>Sitebulb<\/b><b><br><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan Sitebulb kamu dapat mengidentifikasi redirection chain dengan fitur reportnya yang akan menunjukkan evaluasi kualitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crawling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> website, isu redirect yang ada, serta distribusi link yang ada dalam website. Tools ini menyediakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">free trial<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selama 14 hari.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>Redirect-checker.org<\/b><b><br><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">Free online tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang satu ini bisa kamu gunakan jika kamu ingin memeriksa spesifik URL. Jadi, kurang efektif apabila kamu memiliki website dengan halaman yang banyak dan sudah sering melakukan redirection.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><b>Strategi Mengatasi Redirection Chain untuk Meningkatkan SEO<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, mengatasi redirection chain tidak serumit yang dibayangkan. Prosesnya akan sangat mudah apabila kamu telah memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">list<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mencakup semua URL dengan redirection chain.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu hanya perlu memutus rantainya dengan memperbarui redirection dalam URL awal. Arahkan halaman awal menggunakan redirection 301 ke halaman tujuan paling akhir. Jadi, tidak ada lagi pengalihan lebih dari satu kali.<\/span><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><b>Contoh Menghilangkan Redirection Chain<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sebuah URL A yang dialihkan ke URL B. Lalu di kemudian hari URL yang tersebut dialihkan kembali ke URL C. Jika hal ini terjadi lagi, bisa saja sampai ke URL D.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, yang perlu kamu lakukan adalah mengganti atau memperbarui redirection URL A, yang sebelumnya URL B menjadi URL C (atau URL D jika ada). Sementara redirection pada URL B bisa dipertahankan ke URL C.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah hal ini dilakukan, redirection chain akan hilang dan performa SEO kamu diharapkan akan kembali seperti semula atau bisa jadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, kalau kamu masih mengalami beberapa tantangan atau hambatan saat menyelesaikan masalah ini, langsung saja ngobrol dengan konsultan SEO kami.<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><b>Frequently Asked Questions (FAQs)<\/b><\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><b>Apa yang dimaksud dengan <\/b><b><i>redirection<\/i><\/b><b>?<\/b><b><br><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">Redirection<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (pengalihan) adalah sebuah pemberitahuan dari server website untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bahwa sebuah halaman telah dipindahkan ke URL yang berbeda, baik secara permanen atau sementara.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>Apakah terlalu banyak <\/b><b><i>redirection<\/i><\/b><b> merugikan SEO?<\/b><b><br><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Dasarnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">redirection<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> digunakan untuk membantu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">redirection <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dikelola dengan tepat, maka tidak akan merugikan SEO, melainkan memberikan keuntungan bagi SEO.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>Seberapa burukkah <\/b><b><i>redirection chain<\/i><\/b><b>?<\/b><b><br><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">Redirection chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat menurunkan performa website dan mempersulit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crawling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika tidak diatasi, secara perlahan website akan kehilangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menganggap website kamu tidak ramah pengguna.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>Bagaimana cara mendeteksi <\/b><b><i>redirection chain<\/i><\/b><b>?<\/b><b><br><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Mendeteksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">redirection chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat menggunakan Screaming Frog, Deepcrawl, Sitebulb, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">free online tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tersebar di internet.<\/span><\/li>\n\n\n\n<li><b>Mengapa memperbaiki <\/b><b><i>redirection chain<\/i><\/b><b>?<\/b><b><br><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Memperbaiki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">redirection chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat memperbaiki kualitas dan otoritas website, sehingga dipercaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk ditampilkan kepada pengguna.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Redirection chain bisa mengganggu performa SEO kamu jika tidak dikelola dengan baik. Temukan cara mengidentifikasi, memperbaiki, dan mengoptimalkan redirection chain di website kamu untuk memastikan ranking yang lebih baik di mesin pencari.<\/p>\n","protected":false},"author":114,"featured_media":31560,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[168],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu - Ematic Solutions<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari bagaimana redirection chain membahayakan SEO dan temukan strategi efektif untuk memperbaikinya. Pastikan ranking meroket dengan panduan lengkap ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu - Ematic Solutions\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari bagaimana redirection chain membahayakan SEO dan temukan strategi efektif untuk memperbaikinya. Pastikan ranking meroket dengan panduan lengkap ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ematic Solutions\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-14T11:04:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-15T09:53:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"884\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Karina Agustina\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Karina Agustina\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/\"},\"author\":{\"name\":\"Karina Agustina\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/person\/3bd0c36a898a7b704530db75f3b492f5\"},\"headline\":\"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu\",\"datePublished\":\"2024-08-14T11:04:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-15T09:53:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/\"},\"wordCount\":1060,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg\",\"articleSection\":[\"Indonesia\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/\",\"url\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/\",\"name\":\"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu - Ematic Solutions\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-14T11:04:37+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-15T09:53:43+00:00\",\"description\":\"Pelajari bagaimana redirection chain membahayakan SEO dan temukan strategi efektif untuk memperbaikinya. Pastikan ranking meroket dengan panduan lengkap ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg\",\"width\":1536,\"height\":884,\"caption\":\"Redirection Chain pada Website\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/\",\"name\":\"Ematic Solutions\",\"description\":\"Marketing Technology Solutions\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#organization\",\"name\":\"Ematic Solutions\",\"url\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ematicsolutions-newlogo-202106.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ematicsolutions-newlogo-202106.svg\",\"width\":3996,\"height\":1372,\"caption\":\"Ematic Solutions\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/person\/3bd0c36a898a7b704530db75f3b492f5\",\"name\":\"Karina Agustina\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/104543e1a11c2ac480bd0a814ef1f3cc?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/104543e1a11c2ac480bd0a814ef1f3cc?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Karina Agustina\"},\"url\":\"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/author\/karina-agustina\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu - Ematic Solutions","description":"Pelajari bagaimana redirection chain membahayakan SEO dan temukan strategi efektif untuk memperbaikinya. Pastikan ranking meroket dengan panduan lengkap ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu - Ematic Solutions","og_description":"Pelajari bagaimana redirection chain membahayakan SEO dan temukan strategi efektif untuk memperbaikinya. Pastikan ranking meroket dengan panduan lengkap ini.","og_url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/","og_site_name":"Ematic Solutions","article_published_time":"2024-08-14T11:04:37+00:00","article_modified_time":"2024-08-15T09:53:43+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":884,"url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Karina Agustina","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Karina Agustina","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/"},"author":{"name":"Karina Agustina","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/person\/3bd0c36a898a7b704530db75f3b492f5"},"headline":"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu","datePublished":"2024-08-14T11:04:37+00:00","dateModified":"2024-08-15T09:53:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/"},"wordCount":1060,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg","articleSection":["Indonesia"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/","url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/","name":"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu - Ematic Solutions","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg","datePublished":"2024-08-14T11:04:37+00:00","dateModified":"2024-08-15T09:53:43+00:00","description":"Pelajari bagaimana redirection chain membahayakan SEO dan temukan strategi efektif untuk memperbaikinya. Pastikan ranking meroket dengan panduan lengkap ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Ematic-ID_Blog_20240814Indonesian.jpg","width":1536,"height":884,"caption":"Redirection Chain pada Website"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/id\/redirection-chain\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Redirection Chain: Bahaya Tersembunyi untuk SEO Kamu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#website","url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/","name":"Ematic Solutions","description":"Marketing Technology Solutions","publisher":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#organization","name":"Ematic Solutions","url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ematicsolutions-newlogo-202106.svg","contentUrl":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/ematicsolutions-newlogo-202106.svg","width":3996,"height":1372,"caption":"Ematic Solutions"},"image":{"@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/person\/3bd0c36a898a7b704530db75f3b492f5","name":"Karina Agustina","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/104543e1a11c2ac480bd0a814ef1f3cc?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/104543e1a11c2ac480bd0a814ef1f3cc?s=96&d=mm&r=g","caption":"Karina Agustina"},"url":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/author\/karina-agustina\/"}]}},"lang":"id","translations":{"id":31557,"en_us":31569},"pll_sync_post":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31557"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/114"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31557"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31567,"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31557\/revisions\/31567"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ematicsolutions.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}